Duh kalo liat photo dulu jadi ke inget deh. Asli gue ngerasa kehidupan gue di tahun2 itu sangat berkesan dan berwarna buat gue. Pertama kali dateng nginap di hotel. Padahal baru kali itu nginap di hotel. Dikasi uang saku kalo tidak salah 1.5 jt buat laundry dan makan. Wah benar benar mewah Panasonic waktu jaman itu. Sekarang ini saya yakin gak ada lagi disana rekrutment yang seperti itu.
Setelah seminggu menikmati kenyamanan hotel. Baru lah kami semua merasakan kehidupan yang bisa di bilang perjuangan buat kami semua. Menginap di rumah kecil. tapi lumayan kamarnya ada 3. Tau sendiri lah kamar 3 tapi gak di tempati sama koper. Kasur tidak ada, tidur hanya beralaskan tikar. Kerja pun sudah mulai di peras keringat kami. kami kerja dari jan 8 sampai jam 8. Kehidupan yang sungguh sangat berat untuk kami. Memang makan sudah di sediakan di kantin tapi itu pun makan nan nya tidak begitu enak. Seingat saya, kami tidur beralaskan tikar sampai kurang lebih 1 bln. Karena tidak sempat buat kami untuk beli kasur. Berangkat kerja jam 6 pagi pulang jam 9 mlm. Sedang kan toko buka jan 8 pagi dan tutup 9 mlm.
Kenangan yang terindah adalah kenangan bersama kawan2. Dimana dikala susah kami tetap bersama. Di saat itu saya sudah memiliki kekasih yang jauh kuliah di malang. Dan teman2 belom ada yang pacaran. Waktu terasa indah waktu itu. Tidak ada yang sibuk dengan urusan nya sendiri2. Kekeluargaan masih terbungkus rapi.
Tak terasa 3 bln masa percobaan telah kami lalui ada beberapa kawan yang tidak lulus dalam percobaan. Sungguh berat rasa nya harus berpisah dengan teman2. Meskipun baru 3 bln tapi rasa nya sudah seperti keluarga sendiri karena pada dasar nya memang di sana teman adalah keluarga terdekat kami.
Hidup dalam satu rumah dengan watak dan kebiasaan orang yang berbeda beda membuat perkumpulan kami pecah menjadi dua. Pada saat itu sedih rasa nya kehilangan teman, meskipun hanya pisah rumah. Hari pun berlalu kemudian kami memutuskan untuk memilih untuk tinggal dengan siapa saja. Saya tinggal bersama, Amin, Ari, manto, ditambah warga gepal dari UGM Hasan. Sedangkan grup yang lain Adil, Atik, Danu, Bowo.
Ari salah satu kawan satu rumah saya yang tidak lulus dalam masa percobaan dan berniat untuk mencari pekerjaan di Batam di perusahaan yang lain. Tapi sungguh malang nasip nya, Setelah sekian bulan akhir nya di menyerah dan kembali ke Jakarta. Hidup terus berlalu sekarang kawan satu kontrakkan tinggak Amin, Manto , dan Hasan. Semakin sepi hidup ini.
….. (bersambung)
DIarsipkan di bawah: Uncategorized






